Kendari — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasional dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi era industri 4.0, Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan serangkaian kegiatan akademik berskala besar pada Senin, 7 April 2026. Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini mencakup seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum yang menghadirkan berbagai narasumber berkompeten dari industri dan institusi pendidikan terkemuka di Indonesia.
Acara yang bertajuk “Transformasi Pendidikan Vokasi di Era Digital: Strategi Menghasilkan Lulusan Kompeten dan Berkarakter” ini dihadiri oleh lebih dari 800 peserta, meliputi mahasiswa Fakultas Vokasi dari berbagai program studi, dosen, tenaga kependidikan, industri mitra, dan pengunjung dari institusi pendidikan lainnya di Sulawesi Tenggara.
Latar Belakang: Kebutuhan Transformasi Pendidikan Vokasi
Penyelenggaraan kegiatan akademik skala besar ini tidak terlepas dari tanggung jawab Fakultas Vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global. Sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasional terkemuka di Sulawesi Tenggara, Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki komitmen untuk terus berinovasi dalam kurikulum, metodologi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Direktur Fakultas Vokasi, Dr. Ir. Muhammad Syahril, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi pengembangan akademik dan profesional mahasiswa. “Dunia industri terus berkembang dengan pesat, khususnya dalam adopsi teknologi digital dan otomasi. Kami harus memastikan bahwa mahasiswa vokasi kami tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan,” ujar Dr. Muhammad Syahril dalam sambutan pembukaan acara.
Rangkaian Kegiatan: Seminar, Webinar, dan Kuliah Umum
Acara dimulai pukul 08.00 WITA dengan pembukaan resmi yang dipimpin oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Jamaluddin, M.Si. Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya sinergi antara akademik dan industri dalam mengembangkan pendidikan vokasional yang relevan.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menjadi institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja. Seminar hari ini adalah bentuk nyata dari dedikasi kami dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang tidak hanya terampil, tetapi juga berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah,” kata Prof. Dr. H. Jamaluddin.
Setelah upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi seminar nasional yang diselenggarakan di Aula Utama Fakultas Vokasi. Seminar pertama berjudul “Adaptasi Kurikulum Vokasi Terhadap Kebutuhan Industri 4.0” dibawakan oleh Dr. Bambang Sutrisno, Ph.D., seorang pakar pendidikan vokasional dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Dalam presentasinya selama 90 menit, Dr. Bambang Sutrisno memaparkan hasil riset terkini tentang gap antara kompetensi lulusan vokasi dengan kebutuhan industri modern. “Data menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen industri manufaktur dan jasa di Indonesia masih mengalami kesulitan menemukan tenaga kerja vokasional yang memiliki keterampilan soft skills yang memadai. Oleh karena itu, pendidikan vokasi harus mengintegrasikan pembelajaran keterampilan teknis dengan pengembangan karakter, komunikasi, dan kepemimpinan,” jelasnya.
Seminar kedua dengan pembicara Ir. Eka Prasetya, M.Sc., Direktur Operasional PT. Krakatau Steel Kendari, membahas “Implementasi Teknologi Industri 4.0 dan Peluang Tenaga Kerja Vokasional”. Dalam sesi ini, Ir. Eka Prasetya berbagi pengalaman langsung tentang transformasi digital yang dilakukan perusahaan dan kebutuhan SDM yang spesifik.
“Perusahaan kami saat ini membutuhkan teknisi yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga mampu mengoperasikan sistem otomasi, IoT (Internet of Things), dan melakukan analisis data. Lulusan vokasi yang mampu menguasai kombinasi keterampilan ini akan memiliki prospek karir yang sangat cerah,” ujar Ir. Eka Prasetya yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Kendari tahun 2005.
Memasuki sesi siang, Fakultas Vokasi menyelenggarakan webinar interaktif dengan judul “Career Development for Vocational Graduates in Digital Era” yang dipandu oleh Ms. Sarah Johnson, seorang career coach internasional dari Singapore Institute of Management (SIM). Webinar ini diikuti secara daring oleh peserta dari berbagai kampus di Indonesia, sementara mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari mengikuti secara luring di ruang-ruang kelas yang sudah disiapkan.
Ms. Sarah Johnson memberikan insight menarik tentang soft skills yang paling dicari oleh perusahaan multinasional dalam merekrut tenaga kerja vokasional. “Kreativitas, problem-solving, dan kemampuan bekerja dalam tim adalah skill yang tidak dapat digantikan oleh mesin. Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan kepada mahasiswa vokasi untuk terus mengembangkan aspek-aspek ini di samping menguasai keahlian teknis,” katanya.
Sesi terakhir adalah kuliah umum dengan pembicara Prof. Dr. H. Amin Rais, M.A., seorang tokoh intelektual dan praktisi pendidikan karakter, yang membahas “Membangun Lulusan Vokasi Berkarakter dan Berintegritas di Era Disrupsi”. Dalam kuliah umum yang penuh antusiasme ini, Prof. Amin Rais menekankan pentingnya dimensi etika dan moralitas dalam pendidikan vokasional.
“Keterampilan teknis akan terus berkembang dan berubah, namun integritas dan karakter yang baik adalah fondasi yang tidak akan pernah usang. Saya mendorong para pendidik vokasi untuk tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan teknis, tetapi juga menjadi mentor yang membimbing mahasiswa menuju kehidupan yang bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Prof. Amin Rais yang berbicara selama 90 menit dengan diselingi dialog interaktif.
Respons Positif dari Mahasiswa dan Stakeholder
Kehadiran para narasumber berkaliber ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para peserta, khususnya mahasiswa Fakultas Vokasi yang terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi. Banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan mendalam dan relevan dengan kondisi industri saat ini.
Siti Nurhaliza, mahasiswa semester 6 Program Studi Teknik Mesin Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan rasa bersyukurnya mengikuti acara ini. “Dari seminar dan webinar hari ini, saya mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang diharapkan industri dari lulusan vokasi. Ternyata tidak cukup hanya pintar teknis, tetapi juga harus memiliki kemampuan adaptasi dan soft skills yang baik. Saya akan lebih serius dalam mengembangkan diri, terutama dalam aspek komunikasi dan teamwork,” kata Siti yang ingin bekerja di industri manufaktur setelah lulus.
Representatif dari industri lokal juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ir. Hendra Gunawan, Engineering Manager PT. Pertamina Kendari, mengatakan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem pendidikan dan industri yang sehat.
“Kami melihat komitmen serius dari Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mempersiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan kami. Program ini juga memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi pengalaman dan ekspektasi secara langsung kepada mahasiswa. Saya yakin ini akan menciptakan tenaga kerja yang lebih siap pakai dan produktif,” ujar Ir. Hendra Gunawan.
Dampak dan Harapan ke Depan
Direktur Fakultas Vokasi, Dr. Muhammad Syahril, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting untuk terus memperkuat positioning Fakultas Vokasi sebagai lembaga pendidikan yang responsif dan inovatif. “Kami akan melanjutkan dan meningkatkan kolaborasi dengan industri dan institusi pendidikan terkemuka. Feedback dari para narasumber hari ini akan kami analisis dan integrasikan ke dalam pengembangan kurikulum dan metodologi pembelajaran di semua program studi kami,” jelas Dr. Muhammad Syahril.
Lebih lanjut, kepala Fakultas Vokasi mengungkapkan bahwa dalam enam bulan ke depan, pihaknya akan meluncurkan program magang intensif dengan perusahaan-perusahaan mitra, serta mengembangkan laboratorium pembelajaran berbasis teknologi 4.0. “Kami juga akan mengadakan pelatihan untuk dosen agar terus update dengan perkembangan teknologi terkini, sehingga mereka dapat menjadi fasilitator pembelajaran yang kompeten dan inspiratif,” tambahnya.
Penutup
Kegiatan seminar nasional, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 ini telah menunjukkan komitmen nyata institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan vokasional di era digital. Dengan menggandeng para expert dari berbagai industri dan institusi pendidikan terkemuka, Fakultas Vokasi tidak hanya memberikan edukasi tambahan kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jembatan komunikasi yang kuat antara akademik dan praktik industri.
Harapannya, melalui upaya-upaya berkelanjutan seperti ini, Universitas Muhammadiyah Kendari dapat terus menghasilkan lulusan vokasional yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang solid, tetapi juga karakter yang kuat, adaptif terhadap perubahan, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.
Acara yang meriah ini ditutup dengan networking session dan jamuan makan siang, memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi lebih lanjut dan membangun koneksi profesional yang akan bermanfaat bagi pengembangan karir dan akademik mereka ke depannya.