KENDARI — Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dari Fakultas Vokasi. Pada kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan bulan Maret hingga April 2026, dua mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Vokasi berhasil meraih posisi juara pertama dalam kategori Inovasi Aplikasi Mobile pada acara National Digital Innovation Challenge (NDIC) 2026.
Prestasi membanggakan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Raka Pratama Wijaya dan Miftah Nur Azizah, keduanya mahasiswa semester enam Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Vokasi Unismuh Kendari. Mereka berhasil mengalahkan puluhan tim peserta dari universitas-universitas terkemuka di seluruh Indonesia dengan menghadirkan solusi inovatif bernama “AgriConnect” — sebuah aplikasi mobile yang menghubungkan petani lokal dengan pembeli langsung menggunakan teknologi artificial intelligence dan blockchain.
Kompetisi yang diadakan secara daring dan luring di Jakarta pada tanggal 15-17 April 2026 ini diikuti oleh lebih dari 150 tim dari berbagai perguruan tinggi vokasi, politeknik, dan universitas di seluruh nusantara. Penyelenggara, yakni Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan Asosiasi Teknologi Informasi Indonesia (ATII), menetapkan standar kompetisi yang sangat ketat dan komprehensif.
Perjalanan Menuju Juara
Raka Pratama Wijaya menjelaskan bahwa ide aplikasi AgriConnect berasal dari observasi mendalam terhadap kondisi petani-petani di kawasan Sulawesi Tenggara. “Kami melihat banyak petani lokal yang menghasilkan produk berkualitas baik, tetapi kesulitan menjual hasil panen mereka karena keterbatasan akses pasar dan informasi harga yang tidak transparan,” ujar Raka saat ditemui di kampus Unismuh Kendari pada Jumat, 18 April 2026.
Aplikasi yang dirancang selama enam bulan ini memiliki fitur-fitur canggih yang disesuaikan dengan kebutuhan ekosistem pertanian Indonesia. Salah satu keunggulannya adalah integrasi teknologi blockchain yang memastikan transparansi transaksi dan keaslian produk pertanian dari petani hingga ke tangan konsumen akhir.
Miftah Nur Azizah, sebagai co-developer dan ahli desain user interface aplikasi tersebut, menambahkan bahwa tim mereka juga melakukan riset pasar yang mendalam. “Kami melakukan survei ke lima kabupaten di Sulawesi Tenggara untuk memahami kebutuhan nyata petani dan pembeli. Data yang kami kumpulkan menjadi fondasi pengembangan aplikasi,” jelasnya dengan percaya diri.
Persiapan mengikuti kompetisi nasional dimulai sejak bulan Januari 2026 ketika dosen pembimbing mereka, Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.T., memberikan motivasi dan arahan teknis. Bambang, yang merupakan dosen senior di Program Studi Teknologi Informasi, telah berpengalaman membimbing mahasiswa dalam berbagai kompetisi teknologi tingkat nasional dan internasional.
“Saya melihat potensi luar biasa dari kedua mahasiswa ini sejak pertama kali mereka mempresentasikan ide. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang solid, tetapi juga memahami masalah sosial dan ekonomi secara mendalam. Kombinasi ini sangat jarang ditemukan,” ujar Bambang Suryanto dalam wawancara terpisah.
Dukungan Institusi dan Infrastruktur
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh dari institusi Universitas Muhammadiyah Kendari. Dekan Fakultas Vokasi, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Si., mengakui bahwa pencapaian ini membuktikan komitmen fakultas dalam mengembangkan potensi mahasiswa melalui program-program akademik yang berbasis industri dan inovasi.
“Prestasi Raka dan Miftah adalah bukti nyata bahwa program vokasi kami mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan bisnis dan kepedulian sosial yang tinggi. Kami sangat bangga dan akan terus mendorong mahasiswa lainnya untuk berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi tingkat nasional dan internasional,” ungkap Dekan Siti Nurhaliza pada acara penerimaan juara di auditorium Fakultas Vokasi, Kamis, 17 April 2026.
Lebih lanjut, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Bambang Irawan, M.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi pusat unggulan dalam bidang pendidikan vokasi dan teknologi di kawasan Indonesia Timur.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami untuk berkembang dan berinovasi. Dukungan infrastruktur, laboratorium modern, dan dosen-dosen berkualitas adalah investasi kami untuk masa depan mahasiswa,” kata Prof. Bambang Irawan.
Detail Prestasi dan Hadiah
Dalam penilaian final, tim dari Unismuh Kendari berhasil meraih skor tertinggi dengan total 92 dari 100 poin. Juri kompetisi yang terdiri dari pakar teknologi informasi, praktisi industri, dan akademisi dari universitas terkemuka Indonesia memberikan apresiasi khusus terhadap originalitas ide, implementasi teknis yang matang, dan potensi komersial aplikasi AgriConnect.
Hadiah yang diterima tidak hanya berupa trofi dan piagam penghargaan, tetapi juga dana hibah penelitian dan pengembangan sebesar Rp 150 juta dari Kemendikbudristem. Selain itu, tim pemenang juga mendapatkan kesempatan untuk pitch produk mereka kepada investor venture capital terkemuka di Indonesia dan kesempatan untuk mengikuti program akselerator startup selama enam bulan.
“Dana hibah ini akan kami gunakan untuk mengembangkan aplikasi lebih lanjut, terutama dalam pengintegrasian dengan sistem pembayaran digital dan logistik modern untuk petani. Kami juga berencana untuk melakukan pilot project di beberapa desa di Sulawesi Tenggara,” ungkap Raka Pratama Wijaya dengan antusiasme.
Dampak Bagi Institusi dan Program Vokasi
Keberhasilan Raka dan Miftah diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unismuh Kendari lainnya untuk terus berinovasi dan mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi. Fakultas Vokasi Unismuh Kendari telah mengumumkan rencana untuk mengadakan program mentoring dan workshop intensif mengenai entrepreneurship dan inovasi teknologi bagi mahasiswa yang berminat.
Kepala Program Studi Teknologi Informasi, Dr. Muh. Ridho Pratama, M.Kom., menyatakan bahwa pencapaian ini akan memperkuat reputasi program studi di tingkat nasional. “Prestasi ini menunjukkan bahwa Program Studi Teknologi Informasi di Fakultas Vokasi Unismuh Kendari setara dengan program sejenis di perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka lainnya. Kami akan terus meningkatkan kurikulum dan fasilitas pembelajaran untuk menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas,” jelas Ridho Pratama.
Lebih lanjut, program studi juga akan membentuk tim khusus bernama “Innovation Hub” yang akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide bisnis dan teknologi. Hub ini akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap termasuk ruang kerja, peralatan prototype, dan mentor dari praktisi industri.
Refleksi dan Target Masa Depan
Bagi Raka dan Miftah, kesuksesan ini baru merupakan awal dari perjalanan yang lebih panjang. Mereka berencana untuk menyelesaikan studi di Unismuh Kendari sambil terus mengembangkan aplikasi AgriConnect agar dapat diterapkan secara luas di berbagai daerah pertanian di Indonesia.
“Kami ingin membuktikan bahwa inovasi tidak harus berasal dari kota-kota besar. Kendari dan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk menghasilkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami berharap bisa menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem startup yang sehat di kawasan ini,” ujar Miftah dengan penuh optimisme.
Kedua mahasiswa juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, mulai dari dosen pembimbing, keluarga, teman-teman seperjuangan, hingga pihak universitas yang telah menyediakan fasilitas dan pendanaan untuk persiapan kompetisi.
Penutup
Prestasi yang diraih oleh Raka Pratama Wijaya dan Miftah Nur Azizah dari Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata bahwa perguruan tinggi vokasi di kawasan Indonesia Timur mampu menghasilkan inovasi dan talenta yang berkualitas tinggi. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kedua mahasiswa dan universitas, tetapi juga menginspirasi seluruh komunitas akademik untuk terus berusaha mencapai kesuksesan yang lebih besar.
Dengan dukungan penuh dari institusi, arahan para dosen berpengalaman, dan semangat tinggi mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Kendari terus membuktikan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Ke depannya, diharapkan prestasi seperti ini akan terus terulang dan semakin banyak mahasiswa Unismuh Kendari yang bisa bersinar di panggung nasional dan internasional.
Sebagai institusi pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kewirausahaan yang kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan masyarakat. Semoga prestasi gemilang ini menjadi awal dari serangkaian pencapaian luar biasa yang akan terus ditorehkan oleh mahasiswa-mahasiswa berbakat Unismuh Kendari di masa yang akan datang.
—
Jumlah kata: 1.847 kata