Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Vokasi, menggelar kegiatan Festival Olahraga dan Seni Budaya yang meriah pada akhir pekan ini. Acara yang diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai program studi ini menjadi momentum tahunan untuk menunjukkan prestasi akademik dan non-akademik dalam bidang olahraga dan seni budaya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dimulai sejak Jumat, 28 Maret 2026, dan berlanjut hingga Minggu, 30 Maret 2026, di lapangan olahraga dan aula serbaguna Fakultas Vokasi Unismuh Kendari yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Festival ini menampilkan beragam cabang olahraga tradisional dan modern, sekaligus pertunjukan seni budaya lokal yang mencerminkan identitas kultural Sulawesi Tenggara.
“Kami sangat antusias menghadirkan festival ini sebagai bagian dari pengembangan karakter mahasiswa yang holistik. Tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga mengembangkan potensi olahraga dan seni budaya mereka,” ujar Dekan Fakultas Vokasi Unismuh Kendari, Dr. H. Bambang Suryanto, S.T., M.Eng., dalam sambutannya pada pembukaan acara Jumat pagi lalu.
Latar Belakang Program Pengembangan Minat dan Bakat
Penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya merupakan komitmen Fakultas Vokasi Unismuh Kendari dalam mengembangkan ekosistem pembelajaran yang inklusif dan komprehensif. Sebagai institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada keterampilan praktis dan kesiapan kerja, fakultas ini menyadari pentingnya pengembangan soft skills dan kreativitas mahasiswa.
Program studi yang tergabung dalam Fakultas Vokasi Unismuh Kendari mencakup Teknik Mesin, Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Akuntansi, dan Pariwisata. Setiap program studi mengirimkan delegasi peserta untuk berkompetisi dan menampilkan prestasi mereka dalam berbagai cabang olahraga dan seni budaya.
Menurut Humas Kampus, Rina Wijayanti, S.Sos., M.Kom., festival ini dirancang untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dalam mengekspresikan diri dan mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui aktivitas di luar kelas. “Program ini juga menjadi sarana mempererat ikatan silaturahmi antar mahasiswa dari berbagai program studi dan angkatan,” tambah Rina dalam wawancara eksklusif dengan redaksi.
Cabang Olahraga dan Kompetisi yang Diselenggarakan
Festival Olahraga dan Seni Budaya Fakultas Vokasi Unismuh Kendari tahun ini menampilkan lebih dari 15 cabang olahraga. Kompetisi olahraga dimulai dengan cabang tradisional seperti sepak takraw, pencak silat, dan layar pinisi – olahraga tradisional khas Sulawesi. Selain itu, juga diselenggarakan kompetisi olahraga modern seperti futsal, bola voli, bola basket, tenis meja, dan badminton.
“Pemilihan cabang olahraga tidak dilakukan secara sembarangan. Kami mempertimbangkan ketersediaan fasilitas, minat mahasiswa, serta relevansinya dengan program studi yang ada di sini,” jelas Ketua Panitia Festival, Drs. Hendri Sutrisno, M.Pd., yang juga merupakan dosen Pendidikan Jasmani di fakultas ini.
Cabang olahraga lainnya yang tidak kalah menarik mencakup renang, lari marathon, dan catur. Setiap cabang olahraga memiliki kategori tersendiri, baik untuk laki-laki maupun perempuan, memastikan partisipasi yang setara dan inklusif. Panitia juga menyiapkan kategori khusus untuk ganda dan tim, mengingat pentingnya semangat kerja sama dan teamwork dalam pendidikan vokasi.
Dalam kategori futsal, misalnya, peserta dari program studi Teknik Mesin berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-2 mengalahkan tim dari program studi Administrasi Bisnis. Sementara itu, dalam cabang badminton putri, mahasiswa asal program studi Pariwisata, Siti Nurhaliza, berhasil meraih juara pertama dengan performa gemilang di setiap pertandingannya.
Pertunjukan Seni Budaya dan Kreativitas Mahasiswa
Selain kompetisi olahraga, festival ini juga menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang memukau. Dalam pembukaan festival, mahasiswa menampilkan tarian tradisional Sulawesi Tenggara, khususnya tarian Poco-poco dan Tari Parang-parangan yang dipercaya memiliki nilai historis tinggi.
Pertunjukan seni lainnya mencakup fashion show dengan desain busana mahasiswa yang terinspirasi dari motif tradisional, pertunjukan musik dari band mahasiswa yang bernama “Voltech Rhythm,” serta pameran karya seni visual dari program studi Desain Grafis dan Teknik Mesin yang menampilkan inovasi produk berbasis kerajinan lokal.
“Salah satu highlight festival tahun ini adalah pameran produk inovasi dari mahasiswa. Mereka menampilkan berbagai kerajinan tangan dan produk bernilai tambah yang dikembangkan selama kuliah mereka,” ungkap Koordinator Kegiatan Seni Budaya, Hj. Siti Rahayu, S.Sn., M.Sn., dengan bangga.
Dalam acara pameran ini, tercatat lebih dari 20 produk inovasi yang dipamerkan, mulai dari kerajinan kayu, desain interior, produk fashion berkelanjutan, hingga teknologi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat lokal. Beberapa produk bahkan sudah mendapat perhatian dari pengunjung eksternal yang tertarik untuk melakukan kerjasama bisnis.
Pertunjukan musik tradisional dari mahasiswa juga menjadi daya tarik tersendiri. Grup angklung mahasiswa yang dipimpin oleh Agus Hermawan (mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2023) berhasil membawakan lagu-lagu tradisional Sulawesi dengan aransemen modern yang memukau ratusan penonton.
Partisipasi dan Antusiasme Mahasiswa
Tingginya antusiasme mahasiswa terhadap festival ini dapat dilihat dari banyaknya peserta yang mendaftar. Menurut data panitia, sebanyak 487 mahasiswa aktif Fakultas Vokasi Unismuh Kendari turut serta dalam festival ini, baik sebagai peserta kompetisi maupun sebagai panitia pendukung kegiatan.
Fatma Ramdani, mahasiswa semester empat program studi Administrasi Bisnis, berbagi pengalaman pribadinya tentang keikutsertaan dalam festival ini. “Ini adalah pertama kalinya saya ikut kompetisi olahraga di tingkat fakultas. Saya merasa sangat senang bisa bertanding dan menunjukkan kemampuan saya bersama teman-teman satu program studi. Selain itu, melalui festival ini saya juga bisa mengenal lebih banyak mahasiswa dari program studi lain,” ujar Fatma yang berkompetisi dalam cabang bola voli putri.
Sementara itu, Rudi Pranoto, mahasiswa semester enam program studi Teknik Mesin, menambahkan perspektif yang berbeda. “Sebagai peserta dalam pameran produk inovasi, festival ini memberi saya kesempatan untuk memperlihatkan hasil kerja keras saya selama mengerjakan proyek akhir. Saya juga mendapat feedback berharga dari pengunjung dan dosen tentang produk yang saya buat,” ucap Rudi, yang menampilkan produk miniatur mesin pertanian hasil karya kelompoknya.
Partisipasi perempuan dalam festival ini juga cukup signifikan. Dari 487 peserta, sebanyak 215 di antaranya adalah perempuan, menunjukkan komitmen Fakultas Vokasi Unismuh Kendari dalam mendorong partisipasi gender yang setara dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Dukungan Institusional dan Infrastruktur
Kesuksesan penyelenggaraan festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh institusi Universitas Muhammadiyah Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Syamsuddin Masykur, M.Sc., memberikan alokasi anggaran khusus untuk mendukung keberlangsungan festival ini.
“Kami percaya bahwa pengembangan mahasiswa tidak hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui aktivitas ekstrakurikuler yang bermakna. Festival olahraga dan seni budaya adalah salah satu bentuk investasi kami terhadap pengembangan karakter dan kreativitas generasi muda,” jelas Prof. Syamsuddin dalam pidatonya pada acara penutupan festival.
Infrastruktur yang digunakan dalam festival ini mencakup lapangan olahraga utama dengan luas sekira 5.000 meter persegi, aula serbaguna berkapasitas 1.500 orang, serta beberapa ruangan pendukung untuk pameran dan pertunjukan seni. Fasilitas ini dipersiapkan dengan matang oleh tim teknis kampus untuk memastikan kelancaran setiap kegiatan.
“Persiapan infrastruktur dimulai sejak dua minggu sebelum festival. Kami memastikan setiap lapangan dan ruangan dalam kondisi prima, serta dilengkapi dengan peralatan yang memadai,” kata Ir. Muhammad Yusuf, Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Fakultas Vokasi Unismuh Kendari.
Dampak dan Manfaat bagi Pengembangan Mahasiswa
Festival Olahraga dan Seni Budaya Fakultas Vokasi Unismuh Kendari memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan holistik mahasiswa. Dari aspek akademik, kegiatan ini mendukung pengembangan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen waktu yang merupakan kompetensi penting dalam dunia kerja.
Dari aspek psikologis, festival ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan membangun self-esteem yang lebih kuat. Keterlibatan dalam kompetisi olahraga dan pertunjukan seni budaya membantu mahasiswa mengatasi kecemasan dan mengasah kemampuan manajemen stres.
Dr. H. Bambang Suryanto menambahkan, “Melalui festival ini, mahasiswa juga belajar tentang nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan penghargaan atas perbedaan. Ini sejalan dengan misi Universitas Muhammadiyah yang mengutamakan pendidikan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman.”
Dampak sosial juga terlihat dari meningkatnya kohesi antar mahasiswa dari berbagai program studi dan angkatan. Festival ini menciptakan ruang interaksi informal yang memungkinkan mahasiswa untuk saling mengenal dan membangun jaringan pertemanan yang lebih luas.
Prestasi dan Penghargaan
Pada acara penutupan yang diselenggarakan pada Minggu sore, panitia mengumumkan daftar pemenang dari berbagai cabang olahraga dan kategori seni budaya. Beberapa prestasi gemilang berhasil diraih oleh mahasiswa Fakultas Vokasi Unismuh Kendari.
Program studi Teknik Mesin berhasil meraih total 12 medali emas, 8 medali perak, dan 5 medali perunggu. Prestasi ini membuat program studi Teknik Mesin dinobatkan sebagai juara umum festival olahraga dan seni budaya tahun ini. “Kami sangat bahagia dan bangga dengan prestasi mahasiswa Teknik Mesin. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Ketua Program Studi Teknik Mesin, Ir. Bambang Sutrisno, S.T., M.T.
Sementara itu, dalam kategori seni budaya, program studi Pariwisata berhasil mencuri perhatian dengan pertunjukan tarian tradisional yang memukau dan memenangkan kategori pertunjukan seni terbaik. Prestasi ini juga didukung oleh desain kostum yang menarik dan koreografi yang harmonis.
Rencana Keberlanjutan dan Pengembangan Festival
Kesuksesan festival tahun ini membuat panitia berkomitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan kegiatan ini di tahun-tahun mendatang. Beberapa rencana pengembangan sudah mulai dibicarakan untuk festival tahun depan.
“Kami berencana untuk menambah beberapa cabang olahraga baru, termasuk e-sports dan desain grafis kompetisi yang selaras dengan perkembangan teknologi digital. Kami juga ingin membuka kompetisi yang melibatkan mahasiswa dari universitas lain sebagai bentuk kolaborasi antar institusi pendidikan,” ungkap Drs. Hendri Sutrisno, Ketua Panitia Festival.
Selain itu, panitia juga mempertimbangkan untuk melibatkan stakeholder eksternal seperti dunia industri dan komunitas lokal dalam festival mendatang. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan memperluas manfaat kegiatan bagi mahasiswa dan lingkungan sekitar.
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Kendari tahun 2026 telah berhasil menciptakan momentum positif bagi pengembangan mahasiswa yang komprehensif dan holistik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memiliki kesempatan untuk menampilkan bakat dan prestasi mereka, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai penting seperti sportivitas, kerja sama, kreativitas, dan kebersamaan.
Dukungan penuh dari institusi universitas dan antusiasme mahasiswa yang tinggi menjadi kunci kesuksesan festival ini. Ke depannya, diharapkan festival ini terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi terhadap pengembangan karakter dan kompetensi mahasiswa Fakultas Vokasi Unismuh Kendari.
Dengan semangat ini, Fakultas Vokasi Universitas Muhammad